REALITA UMAT ISLAM SAAT INI
Perkembangan jaman yang tumbuh
begitu pesat hingga tanpa kita sadiri perlahan – lahan mulai menggerus
keberadaan agama dan keyakinan di dalam diri kita. Waktu pikiran dan tenaga
seolah – olah hanya tercurahkan untuk kehidupan dunia saja, saling berlomba dan
memamerkan harta semata. Penting kita melihat bagaimana sebenarnya kondisi umat
Islam sekarang ini. Banyak sekali kemunduran-kemunduran, khususnya pada
abad-abad terakhir ini. Setelah umat Islam dimasa-masa kejayaannya pertama
dimasa Rasulullah saw hingga saat ini.
Jika kita melihat pada kehebatan
umat Islam saat itu, lalu mengapa saat ini umat Islam justru mengalami anti
klimaks yang sangat merugikan umat Islam itu sendiri. Ini bukan sesuatu yang
terjadi secara tiba-tiba, apalagi mempermasalahkan Allah swt dengan mengatakan
bahwa ini adalah takdir. Oleh karena itu penting sekali kita mencoba
mengevaluasi, merenungkan, mencari sebab-sebab apa sajakah yang mengakibatkan
kemunduran kaum muslimin ini. Diantara faktor-faktor tersebut adalah :
Kitabullah dan sunnah
rasul-Nyalah yang akan mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa. Dengannya
Allah swt meneguhkan keyakinan kaum muslimin dalam melawan musuh-musuhnya.
Dengannya pula Allah mengangkat suatu kaum dan merendahkan kaum yang lain.
Jauhnya umat Islam dari
Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya merupakan salah satu yang mengakibatkan umat
Islam kini mempunyai konsep diri yang buruk sekali. Lihatlah hari ini !. berapa
banyak anak-anak kita pada umur 9 tahun sudah hafal alquran. Jangankan
menghafal, membacanyapun masih sangat jarang. Berapa banyak anak-anak kita yang
paham bahasa alquran ?. Hanya untuk belajar matemataika, bahasa inggris dan
ilmu umu lainnya kita rela untuk mengkursuskan anak-anak kita, sedangkan untuk
bahasa arab hampir tidak terpikirkan.
2. Taklid (ikut-ikutan).
Karena umat tidak punya nilai,
tidak memiliki prinsip-prinsip yang sangat berharga sebagaimana yang ada di
dalam Al Qur’an dan As Sunnah, akhirnya yang mereka lakukan adalah mencari
nilai dari orang lain. Kalau sudah demikian yang terjadi, maka mereka akan
mengikuti apa saja sesuai dengan kebiasaan orang lain. Akibatnya adalah
ikut-ikutan. Ini yang pernah diantisipasi oleh Rasulullah saw, dalam haditsnya
Antisipasi ini nampaknya sudah
terasa dimasa sekarang. Penyebabnya adalah umat ini telah kehilangan nilai,
prinsip dan tidak punya paradigma dalam hidup serta konsep hidup tidak jelas.
Padahal dalam Qur’an dan Sunnah sangat kaya dengan seluruh prinsip kehidupan
manusia.
3. Terjadinya perpecahan di kalangan
umat.
Banyaknya organisasi-organisasi
dan partai-partai umat Islam yang diakibatkan karena umat sekarang ini tidak
punya nilai konsep persatuan dan kesatuan fikroh pemikiran, dan akidah. Semua
merasa dirinya benar dan tidak bersikap dewasa. Yaitu sikap bahwa antara
gerakan yang satu membutuhkan gerakan yang lain, sehingga timbullah keinginan
untuk berkuasa diantara kaum atau kelompok. Hingga akhirnya mengakibatkan
terjadinya perpecahan dan peperangan antara kelompok satu dengan yang lainnya.
4. Meninggalkan ajaran budaya dan
mempercayai tahayul.
Pada
perkembangan jaman saat ini, budaya barat yang masuk kedalam kehidupan kita
secara tidak sadar telah menggeser budaya – budaya islam yang telah di ajarkan
oleh rasulullah saw. Karena di anggap lebih menyenangakan dan di anggap modern.
Padahal budaya inilah yang patut kita waspadai karena dapat semakin menjauhkan
kita dari ajaran islam. Contonya saja dunia malam yang saat ini semakin
menjamur kemudian budaya hari valentine dan lain sebagainya, yang kesemuanya
itu hanyalah untuk kesenangan pribadi saja bahkan bisa saling merugikan.
Dalam
ajaran islam kita di wajibkan mempercayai adanya hal gaib, tetapi bukan berati
kita harus meminta pertolongan kepada selain Allah, hingga saat ini masih
banyak kita temukan adanya sebagian orang yang lebih meminta dan berdo’a di
kuburan atau goa – goa yang di anggap keramat demi kepentingan duniawi, atau
bahkan bersekutu dengan jin untuk mendapatkan kekayaan dan kesaktian. Memang
semua itu adalah bagian dari usaha tetapi dengan cara menyekutukan Allah swt.
SOLUSI
Untuk menghindari semakin jauhnya kita dari ajaran islam hendaknya
kita kembali kepada Al Qur’an dan Al
hadis karena itulah peninggalan dari rasulullah kepada kita semua dan sebagai penuntun
dari ajaran agama islam. Karena kekuatan dari suatu agama tergantung dari
setiap pemeluknya, jika ajaran ajaranya semakin di tinggalkan niscaya agama ini
pasti akan runtuh. Pertolongan Allah hanya akan diberikan kepada orang-orang
yang benar-benar mantap kepada tingkat ketaatan terhadap Allah dan Rasul-Nya
yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, kemudian bermutaba’ah atau
mengikuti apa yang diajarkan Rasulullah tanpa menyimpang dari ajaran beliau. selain itu juga di butuhkan rasa saling menjaga, toleransi dan mengasihi guna mempererat hubungan kekerabatan.
Realita kehidupan umat islam
4/
5
Oleh
Gunawan