Kamis, 03 Juli 2014

Realita kehidupan umat islam




REALITA UMAT ISLAM SAAT INI

Perkembangan jaman yang tumbuh begitu pesat hingga tanpa kita sadiri perlahan – lahan mulai menggerus keberadaan agama dan keyakinan di dalam diri kita. Waktu pikiran dan tenaga seolah – olah hanya tercurahkan untuk kehidupan dunia saja, saling berlomba dan memamerkan harta semata. Penting kita melihat bagaimana sebenarnya kondisi umat Islam sekarang ini. Banyak sekali kemunduran-kemunduran, khususnya pada abad-abad terakhir ini. Setelah umat Islam dimasa-masa kejayaannya pertama dimasa Rasulullah saw hingga saat ini.

Jika kita melihat pada kehebatan umat Islam saat itu, lalu mengapa saat ini umat Islam justru mengalami anti klimaks yang sangat merugikan umat Islam itu sendiri. Ini bukan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba, apalagi mempermasalahkan Allah swt dengan mengatakan bahwa ini adalah takdir. Oleh karena itu penting sekali kita mencoba mengevaluasi, merenungkan, mencari sebab-sebab apa sajakah yang mengakibatkan kemunduran kaum muslimin ini. Diantara faktor-faktor tersebut adalah :

1. Akibat jauhnya umat Islam dari Kitabullah dan As Sunnah.

Kitabullah dan sunnah rasul-Nyalah yang akan mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa. Dengannya Allah swt meneguhkan keyakinan kaum muslimin dalam melawan musuh-musuhnya. Dengannya pula Allah mengangkat suatu kaum dan merendahkan kaum yang lain.

Jauhnya umat Islam dari Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya merupakan salah satu yang mengakibatkan umat Islam kini mempunyai konsep diri yang buruk sekali. Lihatlah hari ini !. berapa banyak anak-anak kita pada umur 9 tahun sudah hafal alquran. Jangankan menghafal, membacanyapun masih sangat jarang. Berapa banyak anak-anak kita yang paham bahasa alquran ?. Hanya untuk belajar matemataika, bahasa inggris dan ilmu umu lainnya kita rela untuk mengkursuskan anak-anak kita, sedangkan untuk bahasa arab hampir tidak terpikirkan.

2. Taklid (ikut-ikutan).

Karena umat tidak punya nilai, tidak memiliki prinsip-prinsip yang sangat berharga sebagaimana yang ada di dalam Al Qur’an dan As Sunnah, akhirnya yang mereka lakukan adalah mencari nilai dari orang lain. Kalau sudah demikian yang terjadi, maka mereka akan mengikuti apa saja sesuai dengan kebiasaan orang lain. Akibatnya adalah ikut-ikutan. Ini yang pernah diantisipasi oleh Rasulullah saw, dalam haditsnya

Antisipasi ini nampaknya sudah terasa dimasa sekarang. Penyebabnya adalah umat ini telah kehilangan nilai, prinsip dan tidak punya paradigma dalam hidup serta konsep hidup tidak jelas. Padahal dalam Qur’an dan Sunnah sangat kaya dengan seluruh prinsip kehidupan manusia.

3. Terjadinya perpecahan di kalangan umat.

Banyaknya organisasi-organisasi dan partai-partai umat Islam yang diakibatkan karena umat sekarang ini tidak punya nilai konsep persatuan dan kesatuan fikroh pemikiran, dan akidah. Semua merasa dirinya benar dan tidak bersikap dewasa. Yaitu sikap bahwa antara gerakan yang satu membutuhkan gerakan yang lain, sehingga timbullah keinginan untuk berkuasa diantara kaum atau kelompok. Hingga akhirnya mengakibatkan terjadinya perpecahan dan peperangan antara kelompok satu dengan yang lainnya.

4. Meninggalkan ajaran budaya dan mempercayai tahayul.

Pada perkembangan jaman saat ini, budaya barat yang masuk kedalam kehidupan kita secara tidak sadar telah menggeser budaya – budaya islam yang telah di ajarkan oleh rasulullah saw. Karena di anggap lebih menyenangakan dan di anggap modern. Padahal budaya inilah yang patut kita waspadai karena dapat semakin menjauhkan kita dari ajaran islam. Contonya saja dunia malam yang saat ini semakin menjamur kemudian budaya hari valentine dan lain sebagainya, yang kesemuanya itu hanyalah untuk kesenangan pribadi saja bahkan bisa saling merugikan.

Dalam ajaran islam kita di wajibkan mempercayai adanya hal gaib, tetapi bukan berati kita harus meminta pertolongan kepada selain Allah, hingga saat ini masih banyak kita temukan adanya sebagian orang yang lebih meminta dan berdo’a di kuburan atau goa – goa yang di anggap keramat demi kepentingan duniawi, atau bahkan bersekutu dengan jin untuk mendapatkan kekayaan dan kesaktian. Memang semua itu adalah bagian dari usaha tetapi dengan cara menyekutukan Allah swt.

SOLUSI

            Untuk menghindari semakin jauhnya kita dari ajaran islam hendaknya kita kembali  kepada Al Qur’an dan Al hadis karena itulah peninggalan dari rasulullah kepada kita semua dan sebagai penuntun dari ajaran agama islam. Karena kekuatan dari suatu agama tergantung dari setiap pemeluknya, jika ajaran ajaranya semakin di tinggalkan niscaya agama ini pasti akan runtuh. Pertolongan Allah hanya akan diberikan kepada orang-orang yang benar-benar mantap kepada tingkat ketaatan terhadap Allah dan Rasul-Nya yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, kemudian bermutaba’ah atau mengikuti apa yang diajarkan Rasulullah tanpa menyimpang dari ajaran beliau. selain itu juga di butuhkan rasa saling menjaga, toleransi dan mengasihi guna mempererat hubungan kekerabatan.


Related Posts

Realita kehidupan umat islam
4/ 5
Oleh